Jaga Kesehatan Janin, Sebaiknya Ibu Hamil Menghindari Makanan Ini

Ilustrasi Kesehatan Janin

Jaga Kesehatan JaKehamilan adalah momen yang ditunggu-tunggu keluarga. Jika Anda atau pasangan sedang hamil, mulai sekarang cobalah untuk memperhatikan makanan yang akan dikonsumsi sehari-hari.

Hal ini penting untuk diperhatikan. Karena setiap yang ibu makan juga akan mempengaruhi perkembangan janis selama masa kehamilan.nin, Sebaiknya Ibu Hamil Menghindari Makanan Ini.

Ada beberapa makanan yang perlu dihindari atau tidak boleh dikonsumsi berlebihan bagi perempuan yang sedang hamil. Apa saja itu?

Makanan yang Perlu Dihindari Ibu Hamil

* TELUR SETENGAH MATANG

Mulai sekarang, para ibu hamil sebaiknya jangan memakan telur setengah matang maupun telur mentah. Dilansir dari Slot Mpo88, telur mentah harus dihindari dikarenakan mengandung Salmonella. Efek yang ditimbulkan jika Anda memakannya saat hamil adalah kram, mual, diare dan demam. Dalam beberapa kasus, meski jarang terjadi, hal ini menyebabkan keguguran.

Alangkah baiknya telur hanya dikonsumsi dalam kondisi matang sehingga ibu hamil dan jani. dapat secara maksimal menyerap kandungan omega 3, kolin, dan protein. Zat nutrisi ini terbukti mampu mencegah terjadinya gangguan tumbuh kembang pada janin.

* KEJU LEMBUT

Selain telur mentah, makanan yang juga menempati urutan teratas untuk dikonsumi ibu hamil adalah keju yang dingin dan lembut. Anda sebaiknya mengonsumsinya selagi hangat.

Keju lembut mengandung asam dalam kadar yang jauh lebih rendah dari keju lain. Bakteri akan lebih mudah berkembang biak di dalamnya. Di antara bakteri tersebut terdapat bakteri listeria yang berbahaya karena dapat menyebabkan infeksi listeriosis bagi ibu hamil. Paling sering infeksi ini menimpa pada ibu hamil di trimester tiga.

Jika pada orang biasa infeksi ini tidak menimbulkan efek parah. Tapi pada ibu hamil dapat menimbulkan sakit pneumonia atau bahkan keguguran.

* SISA MAKANAN DAN MAKANAN DALAM KEMASAN

Bakteri listeria juga biasanya terdapat pada sisa makanan atau makanan dalam kemasan. Efeknya sama seperti yang sudah disampaikan sebelumnya mulai dari flu hingga persalinan prematur dan keguguran. Tetap hati-hati ya dalam memilih makanan.

* DAGING SETENGAH MATANG

Sebaiknya selama 9 bulan masa kehamilan, para ibu hamil belajar berpuasan mengonsumsi daging setengah matang apalagi daging mentah. Ini merupakan salah satu makanan yang benar-benar wajib dihindari oleh para ibu hamil.

Sangat besar kemungkinan daging setengah matang atau daging mentah mengandung Salmonella. Selain itu, makanan ini juga bisa jadi sumber penyebab Toxomoplasis atau toksoplasmosi yang mampu merusak perkembangan otak janin. Ini adalah parasit yang mampu menyebar ke janin melalui plasenta sehingga meningkatkan risiko penyakit toksoplasmosis.

Biasanya, penderita toksoplasmosis tidak merasakan sakit atau tidak gejala yang ditimbulak penyakit ini. Perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosis penyakit ini. Mulai dari pemeriksaan darah, hingga cairan pada tubuh.

Tidak semua ikan bisa dimakan oleh ibu hamil

HINDARI JENIS IKAN TERTENTU

Protein yang terkandung dalam ikan sebenarnya sangat baik bagi ibu hamil dan tumbuh kembang janin yang dalam kandungan. Akan tetapi, beberapa ikan tertentu seperti lele, swordfish, broadbill, sea perch, southern blue fin tuna dan deep sea perch. Sebaiknya dihindari dulu sementara selama masa kehamilan.

Pasalnya, jenis ikan-ikan tersebut diketahui banyak mengandung kadar merkuri. Bukannya baik untuk bayi seperti ikan lainnya, kandungan merkuri yang. Tinggi pada ikan-ikan tersebut justru bisa menghambat perkembangan bayi saat di dalam kandungan.

Itu tadi lima makanan yang sebaiknya dihindari ibu hamil. Ayah atau kerabat juga sebaiknya rajin mengontrol makanan-makanan yang dikonsumsi ibu hamil demik kesehatan calon bayi dan sang ibu.