Angka Pengangguran Makin Tinggi! PPKM Menimbulkan Banyak Kerugian

Ilustrasi PPKM Menimbulkan Banyak Kerugian

Era pandemi ini membuat banyak orang harus rela kehilangan pekerjaannya. Bukan hanya itu segala bentuk keterbatasan membuat angka pengangguran menjadi lebih tinggi. Apalagi dengan adanya PPKM, usaha mikro sampai makro merasakan dampaknya. Banyak kerugian yang dirasakan sembari menunggu titik terang dari wabah ini.

Kerugian Akibat PPKM

Jual murah asalkan balik modal

Langkah pertama yang dilakukan oleh para penjual menghadapi PPKM ini adalah menjual produk dengan harga murah asalkan modalnya kembali. Perputaran seperti ini jelas tidak memberikan keuntungan apapun bahkan bisa rugi. Operasional yang terjadi juga memerlukan banyak dana untuk tetap mempertahankan usahanya.

Berita umum kerugian PPKM ini membuat beberapa pengusaha memilih untuk menutup usahanya. Mereka berpindah untuk penjualan Mpo88 online atau usaha lain yang biaya operasionalnya lebih minim. Dengan begitu mereka tetap bisa bertahan di masa-masa sulit seperti ini.

Banyak Mall yang tutup

Pusat perbelanjaan yang besar dan memiliki banyak aset sudah memilih tutup karena terlalu banyak menimbulkan kerugian. Apalagi untuk bisnis mikro yang hanya bermodal kecil? PSBB dan PPKM ini memberikan aturan yang lebih ketat untuk para pengunjungnya.

Hal ini membuat masyarakat enggan untuk berbelanja belum lagi pemasukan yang dimiliki memang berkurang. Alur ekonomi yang tidak sehat ini membuat ketimpangan sosial yang cukup terlihat. Inilah yang membuat pusat perbelanjaan tidak mampu bertahan lebih lama lagi.

Terpaksa buka demi masyarakat

Meskipun sudah banyak yang mulai menutup usahanya, namun ada beberapa usaha yang memilih buka. Berita umum kerugian PPKM ini tidak menutup rasa kemanusiaan mereka. Usaha seperti makanan siap saji, sembako sampai pakaian kecil tetap buka agar masyarakat tidak bingung membeli kebutuhannya.

Mereka sengaja tetap beroperasi dengan jumlah produksi yang lebih kecil dari biasanya. Sehingga bisa meminimalisir kerugian yang mungkin terjadi. Ada juga yang berjualan hanya berdasarkan pesanan yang masuk saja. Sehingga operasional keuangannya bisa dijaga dengan baik.

Berjualan di pinggir jalan

Akibat pusat perbelanjaan yang tutup banyak tenant makanan yang menjajakan sisa makanan mereka ke pinggir jalan. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan modal usaha agar tidak rugi terlalu besar. Rasa malu yang dimiliki sudah hilang padahal brand makanan atau minuman ini sudah terkenal.

Belum lagi tanggungan untuk menggaji pada karyawannya sehingga apapun akan dilakukan untuk bisa tercukupi. Jadi Anda jangan kaget jika melihat brand makanan besar menjajakan produknya di pinggir jalan. Bahkan memberikan banyak diskon agar pembeli tertarik. Segala hal akan dilakukan untuk bisa memenuhi target penjualan harian.

Buka lebih awal

Banyak yang mengganti waktu operasionalnya agar bisa buka lebih lama. Hal ini dikarenakan PPKM menuntut usaha buka hanya sampai jam delapan malam. Jadi yang biasanya buka sore hari memilih buka lebih pagi. Jadi keuntungan yang didapat bisa lebih banyak pastinya.

Meskipun tidak menutup kemungkinan jualannya minim pembeli karena waktu yang berbeda tersebut. Namun usaha mereka tidak pernah berhenti untuk bisa mengoperasikan uang modal dengan baik. Apalagi untuk gerai makanan yang hanya bisa dibawa pulang sehingga frekuensi pembelian akan semakin menurun.

Adanya PPKM ini sebenarnya memberikan tujuan yang baik untuk masyarakat luas. Hanya saja kegiatan ini memberikan dampak kurang baik mengenai perputaran uang di masyarakat. Jadi banyak pengusaha yang memikirkan banyak hal untuk tetap bisa bertahan era pandemi ini.