Puan Maharani Tanam Padi Saat Hujan Di Jogja

Mikecraneforcongress – Ada sesuatu yang menarik ditunjukkan oleh Ketua DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) Puan Maharani, melakukan tanam padi bersama dengan para petani di area persawahan SendangMulyo, Sleman, Yogyakarta. Aksi Puan maharani tanam padi berhasil Judi Online membuat aksinya ini viral di media sosial.

Dalam aksinya ini Puan Maharani memiliki tujuan yaitu mengetahui apa saja masalah dan kebutuhan yang berhubungan dengan para petani. Jadi permasalahan menanam padi, proses panen, dan setelah panen mau dijual kemana.

Permasalahan petani inilah yang menjadi pusat perhatian Puan saat ini. Selain untuk menyerap berbagai aspirasi, Puan tidak tinggal diam karena langsung ikut terjun di persawahan untuk menanam padi bersama para petani.

Banjir Komentar Warganet dan Kalangan Politisi

Tegasnya, Puan menjelaskan bahwa dirinya yang menanam, nanti para petani yang memanen. Saat ini Puan fokus untuk menanam padi agar para petani yang akan memanen padi.

Atas aksinya ini, Puan Maharani mendapatkan berbagai komentar. Tentu komentar ini ada yang positif dan ada yang negatif. Lebih lengkapnya bisa simak penjelasan berikut ini :

  1. Komentar mantar Menteri Kelautan Susi Padjiastuti

Aksi Puan maharani tanam padi di Jogja ternyata mendapatkan banyak komentar dari berbagai pihak termasuk Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan. Susi Pudjiastuti berkomentar di akun twitternya “biasanya petani menanam padi tidak hujan-hujanan”Atas komentarnya, susi mendapatkan respon 1.198 retweets, 253 quote tweets, dan like 4.539.

  • Sorotan paker komunikasi politik Prof Karim Suryadi

Selain komentar Susi, ternyata aksinya yang turun ke sawah ini juga mendapatkan sorotan dari pakar komunikasi politik. Prof Karim Suryadi menganggap kalau aksi Puan Maharani turun ke sawah untuk tanam padi bersama para petani itu dinilai tidak lazim.

Dinilai tidak lazim karena ketika hujan para petani justru ada di sawah untuk tanam padi. Tentu peristiwa ini sangat membingungkan karena semua orang hanya bisa melihat dari gambar saja.

Prof Karim Suryadi dibesarkan dari lingkungan petani, sehingga beliau paham akan kehidupan para petani. Biasanya saat hujan turun, para petani akan pergi dan tidak menanam di sawah.

Selain itu yang banyak disoroti Prof Karim adalah para petani yang ada di samping Puan Maharani semuanya menggunakan masker. Sementara Puan Maharani tidak menggunakan masker, tentu ini memunculkan sebuah pertanyaan.

Biasanya para petani kalau sudah di sawah jarang sekali yang menggunakan masker. Satu hal yang menjadi viral adalah dua petani di samping Puan menggunakan masker dan Puan Maharani sendiri tidak pakai masker. Padahal dalam kesehariannya, para petani itu tidak ada yang menggunakan masker saat di sawah.

Walau banyak yang berkomentar atas aksi Puan maharani tanam padi, Arteria Dahlan justru membela. Arteria Dahlan membela Puan saat dikomentari oleh Susi Pudjiastuti. Arteria mengungkapkan kalau hal ini bukan pencitraan, tidak lebay seperti tenggelamkan.

Kata tenggelamkan sendiri menjadi terkenal karena kebijakan Susi saat menghukum kapal pencuri ikan yang masuk di laut wilayah Indonesia. Arteria Dahlan menyarankan agar Susi tidak perlu nyinyir.

Puan Maharani sendiri sebagai ketua DPR RI mengadakan kunjungan ke Sendangmulyo, Sleman, Yogyakarta dan mendadak menjadi petani. Tentu semua itu tidak lain memiliki tujuan mulia yang berhubungan dengan kesejahteraan para petani. Ketika terjun langsung di lapangan, maka akan Mpo88 tahu kenyataan apa saja masalah yang dialami para petani.

Itulah aksi viral Puan maharani tanam padi di area persawahan seluas 6 hektar di Sendangmulyo, Sleman, Yogyakarta. Tujuan utama Puan terjun ke sawah adalah mengetahui secara pasti apa saja permasalahan yang sedang dihadapi oleh para petani.