Mampukah Puan Maharani Melaju Ke Pilpres 2024

Mikecraneforcongress – Beberapa minggu yang lalu ada aksi menarik yang diperagakan oleh Puan Maharani. Selaku Ketua DPR RI dan DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Akan tetapi dalam aksinya tersebut, nampak Puan mengalami blunder dan tidak sedikit netizen mengomentarinya Judi Online dengan kritikan pedas. Aksi yang membuat gaduh internal PDI-P tersebut adalah kegiatan menanam padi. Yang tak lazimnya adalah Puan ikut serta menanam padi pada waktu hujan deras di area persawahan, Yogyakarta.

Dalam aksinya tersebut memang nampak janggal, dan ketara hanya untuk pencitraan politik di hadapan publik. Yang paling mencolok terkait komentar di akun twiternya adalah Ibu Susi Pudjiastuti, selaku Mantan Menteri KKP. Yang mana sindiran tersebut memang ditujukan kepada Puan. Ibu Susi mengatakan bahwa biasanya para petani menanam padinya tidak pada waktu hujan.

Akan tetapi, tidak hanya aksi bertanam di area persawahan pada waktu hujan saja. Ketika Puan berkunjung di Yogyakarta minggu lalu. Salah satu putri Ketua Umum PDI-P yakni Megawati Soekarnoputri tersebut aktif dalam kunjungannya. Seusai memimpin sebuah Rapat Paripurna yang diadakan oleh DPR, Senin (8/11). Untuk kegiatan yang dilakukan oleh Puan sendiri, biasa di upload di akun cuit resmi miliknya.

Puan Maharani Tuai Kritikan dan Sindiran Pedas

Ketika masih berada di Yogyakarta, Puan Maharani menyelesaikan kunjungannya di SD (Sekolah Dasar) yang terletak di daerah Godean, Sleman, Yogyakarta. Dalam kunjungannya tersebut didampingi oleh Bupati Sleman yakni Kustini beserta Wakil Bupati Sleman yakni Danang Maharsa. Selain melakukan kunjungan, Puan beserta rombongan sedianya memborong habis sajian yang ada di angkringan pedagang lansia. Hingga pada waktunya meninjau salah satu posyandu yang berada di daerah situ.

Setelah selesai melakukan kunjungan di Yogyakarta, selanjutnya Puan bertolake ke kota Banyuwangi, Jawa Timur. Di Banyuwangi, Puan terlihat mengunjungi dan berkomunikasi dengan para masyarakat nelayan. Seperti yang sudah dilakukannya di Yogyakarta. Puan memantau area persawahan yang ada di daerah desa Banjar, Kecamatan Licin. Mengetahui apa yang sudah dikerjakan oleh Puan di akun twitternya. Sejumlah pengamat politik sudah bergejolak dan memberikan penilaian pada Puan.

Sejumlah pengamat politik mengatakan apa yang dilakukan oleh Puan pada saat kunjungannya tersebut merupakan bagian dari upaya komunikasi politik. Yang mana ditujukan untuk bisa meningkatkan elektabilitas Puan menjelang Pilpres tahun 2024. Memang Puan sendiri belum cukup mampu menunjukan elektabilitasnya. Meski timnya sudah menggencarkan trik pemasangan baliho. Dengan adanya pesan yang berisi, Kepak Sayap Kebhinekaan.

Namun setelah aksi blunder yang dilakukan Puan Maharani di Yogyakarta, yang menunjukan hanya sebagai aksi pencitraan saja. Apakah bisa Puan mengepakan sayap kebhinekaan tersebut? Memang menjelang Pilpres 2024, Puan sering kali muncul sebagai salah satu calon. Yang mana digadang-gadangkan ikut serta dalam Pilpres tahun 2024 yang akan datang.

Berdasarkan indikator survey yang dilakukan mulai bulan Agustus kemarin. Bahwasanya trik baliho Kepak Sayap Kebhinekaan yang dilakukan oleh tim Puan, belum bisa mendongkrak elektabilitas Puan. Dari sudut pandang Burhanuddin Muhtadi, selaku Direktur Eksekutif Indakator Politik Indonesia. Sedianya mengatakan bahwa baliho yang sudah disebar dan dipasang di sejumlah wilayah. Nampaknya kurang bisa membawa dampak positifnya, kecuali hanya untuk popularitasnya saja.

Dari aksi blunder yang sudah dilakukan Puan Maharani tersebut, membuat dirinya semakin populer. Namun untuk tingkat kesukaan bahkan kepercayaan publik justru semakin menurun. Seharusnya sebelum Puan melakukan aksinya tersebut, timnya harus bisa mencari momentum yang tepat. Sehingga Mpo88 seolah-olah aksinya tersebut tidak dilihat sebagai pencitraan dan tidak blunder.