Kronologi Dugaan Korupsi di Perusahaan Jakpro

Mikecraneforcongress – Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri ( Polisi Republik Indonesia ) ungkap kasus dugaan sebuah kasus korupsi penyediaan barang dan jasa pembangunan infrastruktur Gigabit Capable Passive Optical Network (GPON). Kasus itu diperhitungkan Judi Online mengikutsertakan pejabat PT Jakarta Infrastruktur Propetindo (JIP), yang disebut anak perusahaan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Kepala Sisi Pencahayaan Umum Seksi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan, menerangkan urutan peristiwa yang mengikutsertakan bekas anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

“Dalam penerapan kesepakatan kerja-sama dengan penyuplai barang jasa PT ACB, PT IKP dan PT TPI ditandai ada beberapa penyelewengan,” kata Ramadhan dalam info persnya yang diambil pada Rabu (1/12/2021).

  1. Ada dua terdakwa dalam kasus ini
    Dalam peristiwa ini, polisi memutuskan 2 orang terdakwa. Ke-2 nya ialah bekas Direktur Khusus PT JIP Ario Pramadhi dan VP Finance dan IT PT JIP Christman Desanto.

Ada beberapa tanda bukti yang ditangkap dimulai dari 15 telephone pegang, tiga unit netbook, tujuh unit cpu computer PT JIP, dua rekening koran, dua sertifikat tanah dan bangunan, 3 buah document punya PT JIP, dan invoice pembelian material GPON.

  1. Tanda-tanda penyelewengan terjadi dari penetapan partner usaha
    Penyelewengan terjadi di tahapan pengaturan keputusan direksi mengenai penetapan partner usaha kerja-sama perseroan dalam rencana investasi periode panjang, PT ACB ditandai dibikin dengan tanggal mundur alias black date.

“Dan penentuan owner estimate (OE) tidak disokong data yang terang,” katanya.

  1. Rekening koran bank telah diubah
    Penyeleksian perusahaan penyediaan barang dan jasa disebutkan Ramadhan tidak sesuai dasar pelaksaan penyediaan di lingkungan PT Jakpro sebagai induk perusahaan. Selanjutnya, penerapan infrastruktur GPON tidak dikerjakan oleh eksekutor tugas yang tercantum dalam Surat Perintah Kerja (SPK).

“Selanjutnya, ada rekening koran bank yang telah diubah semenjak tahun 2017 sampai September 2018, yang mempunyai tujuan untuk memanipulasi transaksi bisnis fiktif,” kata Ramadhan.

  1. Polisi akan tangkap dua terdakwa keluar negeri
    Gagasan tindak lanjut dari penyidik akan lakukan usaha pencekalan pada 2 orang terdakwa ini dan mengecek saksi dan pakar, sampai lengkapi arsip kasus untuk dilimpahkan ke Beskal Penuntut Umum (JPU). Disamping itu, penyidik akan susuri asset dana untuk ketahui sangkaan tidak pencucian uang.

“Usaha pencekalan itu dilaksanakan supaya yang berkaitan tidak keluar negeri,” kata Ramadhan.


maka dari itu mereka yang terjerat kasus korupsi di dalam sebuah Mpo88 perusahaan jakpro ( Jakarta Propertindo ) akan di usut sampai tuntas karena mengakibatkan kerugian yang besar dalam perusahaan tersebut dan semua akan di periksa sampai dengan petinggi perusahaan yang mejabat di dalam nya tanpa terkcuali untuk mendalami kasus tersebut siapa dalang dari kejahatan tersebut.