KPK: Keluarga Jangan Campuri Kasus Korupsi RE

Mikecraneforcongress – Komisi Pembasmian Korupsi (KPK) mengerti pembelaan oleh putri terdakwa korupsi penyediaan barang dan jasa dan lelang kedudukan di Pemerintahan Kota Bekasi, Karunia Effendi, yang ketua DPD Golkar Bekasi, Ade Puspitasari.

“Anak bela orangtua itu kan hal yang biasa, KPK tidak kaget dan pahami Judi Online pembelaan dari putri RE (Karunia Effendi),” ungkap dari Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, Minggu (9/1/2022).

Walau, KPK tidak ingin faksi keluarga menambahi kasus korupsi ini dengan politik.

  1. KPK ingin kasus Karunia Effendi tidak digabungi politik

Ghufron pahami putri Karunia Effendi turut menyangkutkan dan menggeret masalah hukum yang diatasi KPK ke ranah politik. Namun, ia memperjelas, KPK ialah instansi penegak hukum yang melakukan tindakan berdasar bukti dan dasar hukum.

KPK, kata Ghufron, tangkap seorang berdasar bukti-bukti yang sudah dihimpun lama awalnya, bahkan juga prosesnya juga diabadikan bukan dengan photo tetapi video, hingga alibi putri Karunia Effendi kelak dapat ditunjukkan di persidangan.

“Karena dengan itu, ialah lebih bagus bila usaha dari pembelaan diartikan dilaksanakan dengan secara hukum, karena ini dalam ranah hukum,” ungkap dia.

  1. KPK meminta stop diplomatisasi penegakan hukum

KPK, kata Ghufron, menyilahkan sekalian menghargai usaha putri Karunia Effendi atau keluarganya lainnya, untuk bela sama sesuai koridor hukum sebagai hak terdakwa.

Ghufron menyebutkan rakyat Indonesia sangat pahami mempolitisasi penegakan hukum oleh KPK sejauh ini telah sering terjadi, walau kebenaran perlakuan KPK bisa dibuktikan di pengadilan.

“Walaupun tidak bisa merintangi, tetapi dari itu kami menghimbau supaya hentikan diplomatisasi penegakan sebuah hukum. Silahkan bela secara hukum, itu semakin lebih memiliki arti,” katanya.

  1. Golkar menghargai proses hukum yang ditempuh Karunia Effendi di KPK

Sementara di kesempatan berlainan, Ketua Fraksi Golkar DPRD Bekasi, Daryanto, menjelaskan partainya menghargai proses hukum yang ditempuh Karunia Effendi di KPK.

“Ade Puspitasari memerintahkan dari beberapa kader untuk meneruskan beberapa kegiatan yang positif yang dipelopori oleh wali kota. Saya sayangkan tersebarnya bagian video itu, karena video yang tidak utuh itu dicemaskan memunculkan ketidaksamaan pemahaman, sekalian membawa penilaian khalayak,” katanya.

Wali Kota Bekasi Karunia Effendi tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu, 5 Januari 2022. Selainnya Karunia, ada 11 orang yang ikut tertangkap dalam penangkapan berkaitan kasus sangkaan penyediaan barang dan jasa dan lelang jataban itu, tetapi tidak semua jadi terdakwa.

  1. Putri Karunia Effendi sebutkan penangkapan ayahnya sebagai usaha pembunuhan watak

Anak Wali Kota Bekasi nonaktif Karunia Effendi, Ade Puspitasari, mulai bicara berkaitan operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pembasmian Korupsi (KPK) pada ayahnya. Wanita yang memegang Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi itu menyebutkan OTT pada ayahnya sebagai pembunuhan watak.

Ia menjelaskan KPK tidak bawa sepeser uang juga dari tempat tinggal Karunia Effendi pada Rabu (5/1/2022).

“Saksinya ada banyak, staff yang di dalam sebuah rumah itu saksi semua. Bagaimana pun pak Wali dijemput di dalam rumah, bagaimana pak Wali cuman bawa tubuh, KPK cuman bawa tubuh pak Wali, tidak bawa uang sepeser juga,” kata Ade Puspitasari, dalam Mpo88 sebuah video yang tersebar di media sosial, Sabtu (8/1/2022).

Ia menjelaskan uang yang diambil alih KPK datang dari faksi ke-3 . Salah satunya, kata Ade, kepala dinas sampai camat.

“Uang yang berada di KPK itu uang yang berada di luaran dari faksi ke-3 , dari kepala dinas, dari camat. Itu peningkatan, tidak ada OTT,” papar ia.