3 Kader Golkar Di Tangkap KPK Dalam 5 Bulan

3 Kader Golkar Di Tangkap KPK Dalam 5 Bulan

Mikecraneforcongress – Komisi Pembasmian Korupsi (KPK) sudah tangkap dan meredam delapan kepala wilayah dari Januari-Mei 2022. Berdasar catatan Kabar pada saat ini, telah ada tiga kader Partai Golkar yang diitangkap KPK dan menjadi Judi Online yang paling banyak sampai sekarang ini.

Walau demikian, Deputi Pengusutan KPK, Karyoto, pada Januari 2022 pernah memperjelas jika faksinya tidak menargetkan parpol tertentu. Karyoto memandang ketangkapnya beberapa politisi oleh KPK karena hanya sial.

“Saya pikir ini cuma sialnya saja. Karena ranjau-ranjau yang disebar KPK lumayan banyak, banyaknya tidak 10-20, tetapi beberapa ratus,” tutur Karyoto waktu itu.

Lalu, siapa kader partai pimpinan Menteri Koordinator sektor Ekonomi Airlangga Hartarto ini yang diamankan KPK?

  1. Wali Kota Bekasi Karunia Effendi
    Wali Kota Bekasi Karunia Effendi terkena operasi tangkap tangan (OTT) saat Januari 2022 baru saja berjalan lima hari. Dia sebagai Ketua Dewan Pemikiran DPD Golkar Kota Bekasi dan pernah jadi Ketua DPD Bekasi saat sebelum diganti anaknya, Ade Puspitasari.

Karunia Effendi diperhitungkan terima suap berkaitan dengan lelang kedudukan dan penyediaan barang dan jasa di Kota Bekasi. Selainnya korupsi, lelaki yang dekat diundang Bang Pepen ini diputuskan sebagai terdakwa sangkaan pencucian uang.

  1. Bupati Langkat Keluar Gagasan PA
    Bupati Langkat, Keluar Gagasan PA diputuskan sebagai terdakwa suap dan akseptasi hadiah atau janji bersama 5 orang yang lain pada Kamis, 20 Januari 2022 pagi hari. Keluar sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Langkat 2020-2025.

Kasus berawal saat Keluar bersama saudara kandungnya, Iskandar PA, atur penerapan project tugas infrastruktur di Langkat. Waktu itu, Keluar memerintah eksekutor pekerjaan (Plt) Kepala Dinas PUPR Langkat dan dan Kepala Sisi Penyediaan Barang dan Jasa Langkat untuk bekerjasama dengan Iskandar.

Koordinir dilaksanakan untuk pilih kontraktor yang hendak jadi juara project itu di Dinas PUPR dan Dinas Pengajaran.

Salah satunya kontraktor yang menang untuk kerjakan beberapa project ialah Muara dengan nilai project Rp4,3 miliar. Keluar diperhitungkan terima fee dari Muara sebesar Rp786 juta.

KPK menyangka Keluar tidak terima fee project langsung. Ia memakai Iskandar dan tiga swasta, yakni Marcos Surya Abdi, Shuhanda Citra dan Isfi Syahfitra.

  1. Wali Kota Ambon Richhard Louhenapessy
    Wali Kota Ambon jadi politisi Partai Golkar terbaru yang diamankan KPK. Mencuplik situs sah Pemerintahan Kota Ambon, Richard telah memegang sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Maluku semenjak 2009.

Richard dijemput paksakan KPK pada Jumat, 15 Mei 2022 karena dipandang tidak kooperatif. Dia sebagai terdakwa sangkaan suap pemberian kesepakatan ijin konsep pembangunan cabang usaha ritel minimarket Alfamidi di Kota Ambon pada 2020.

Firli menjelaskan, Richard disebutkan sudah terima minimal Rp500 juta untuk hal pemberian izin 20 gerai Alfamidi. Uang itu diperhitungkan diterima dengan bertahap lewat rekening karyawan Tata Usaha di Pemerintahan Kota Ambon, Andrew Erin Hehanusa, yang disebut ajudan Richard dari Amri sebagai Pegawai Alfamidi Kota Ambon.

Dari saudara Richard dan Amri sudah ditahan dari semenjak tanggal 15 Mei 2022 sampai 20 hari ke depan. RIchard ditahan di sebuah Rutan KPK Gedung Merah Putih dan juga Andrew ditahan di sebuah Rutan KPK C1.

Amri belum juga ditahan dan masih dicari KPK. Ketua KPK Firli Bahuri, minta ke beberapa pihak yang mengetahui kehadiran Amri untuk selekasnya melapor.

“Jangan sampai ada faksi yang sembunyikan Mpo88 kehadiran AR karena sebenarnya menghalangi, merintangi proses penyelidikan, termasuk juga tindak pidana korupsi seperti diartikan pasal 21,” tutur Firli Bahuri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.